Author : Mochamad Riswandha Lazuardi   , M. Zen Samsono Hadi, Rahardhita Widyatra Sudibyo
ABSTRAK

Angka kecelakaan lalu lintas semakin hari semakin bertambah banyak, Berdasarkan data dari databoks pada akhir tahun 2021 angka kecelakaan di Indonesia mencapai 103.645 kasus. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan data pada tahun 2020 yang sebanyak 100.028 kasus. Adapun, kasus kecelakaan lalu lintas pada tahun 2021 telah menewaskan 25.266 korban jiwa dengan kerugian materi mencapai Rp246 miliar. Sementara jumlah korban luka berat akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun lalu sebanyak 10.553 orang, dan korban luka ringan 117.913 orang. Faktor penyebab kecelakaan di jalan raya yang perlu diwaspadai yakni microsleep saat berkendara. Kondisi ini biasanya dialami pengendara yang kurang tidur atau kelelahan. Microsleep merupakan bagian dari tidur yang tidak disengaja dalam jangka waktu singkat mulai dari 1 sampai 15 detik. Umumnya microsleep ditandai dengan kepala yang mengangguk-angguk lalu mata mulai terkulai dan akhirnya akan tertutup secara perlahan. Faktor utama penyebab hal ini adalah kurang tidur. Microsleep kerap kali terjadi ketika sore hari, dimana pada saat itu tingkat energi menurun secara alami. Pada tugas akhir ini akan dibuat sebuah sistem yang dapat mendeteksi kondisi pengemudi yang merasakan kantuk pada saat berkendara. Sistem ini menggunakan artificial intelligence (AI) pada domain Computer Vision dengan metode Deep Learning dengan algoritma You Only Look Once (YOLO) untuk mendeteksi wajah driver khususnya pada bagian mata dalam kondisi terbuka dan tertutup yang didapatkan dari input berupa webcam. Hasil akhir yang dihasilkan adalah peringatan berupa alarm atau buzzer yang akan berbunyi pada saat mata dalam kondisi tertutup yang durasinya telah ditentukan. Dalam tugas akhir ini pula diharapkan dapat membantu pihak-pihak yang membutuhkan guna mengurangi risiko kecelakaan pada saat mengemudi di kemudian hari.

[DOWNLOAD ABSTRACT]